Laman

Minggu, 20 Oktober 2013

The BFG




Judul : The BFG
Penulis : Roald Dahl
Alih Bahasa : Poppy Damayanti Chusfani
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan kedua : Agustus 2010
200 hlm

 
Pernahkah kamu mendengar cerita tentang raksasa?
Kebanyakan raksasa yang kita dengar ceritanya selalu jahat. Namun kita akan berkenalan dengan raksasa yang satu ini. Namanya adalah the BFG alias Big Friendly Giant. Pekerjaannya adalah memberi kita mimpi.
Jika kau sering mengalami mimpi, baik itu mimpi yang indah maupun mimpi seram, itu semua dalah pekerjaan BFG. Tapi tentu saja lebih sering dia akan memberikan mimpi yang indah dan menyenangkan. Dia hanya akan memberi mimpi yang seram pada anak-anak yang nakaldan sebisa mungkin dia tak akan pernah memberikannya.



Suatu saat di tengah malam buta, raksasa BFG sedang menjalankan tugasnya ketika teman kita Sophie tak dapat tidur dan akhirnya menyaksikan pemandangan langka itu. Karena tak ingin mengambil resiko, BFG terpaksa harus membawa Sophie bersamanya. Bersama raksasa inilah, Sophie pun memulai petualangannya.

Awalnya mereka mulai saling berkenalan, dan Sophie mendengarkan dengan cermat semua cerita BFG tentang raksasa lain yang pekerjaannnya adalah bepergian setiap malam ke seluruh penjuru dunia dan memakan manusia yang mereka sebut dengan tomat  manusia. Tomat manusia merupakan makanan yang paling enak bagi raksasa dan sangat ramnyamnyam. Misalnya raksasa Bonecruncher yang sangat menyenangi tomat manusia asal Kamboja yang katanya sangat wangi seperti bunga kamboja. Adapula tomat manusia dari Panama yang rasanya menyerupai topi, tomat manusia dari Salem yang rasanya semriwing bau ikan, dan bahkan tomat manusia dari Jersey yang rasanya seperti cardigan juga tomat manusia dari Denmark yang rasanya mirip anjing. Namun  mereka tak begitu menyukai tomat manusia asal Arab Saudi karena rasanya bwahbweh seperti minyak.

Tapi raksasa kita yang baik hati ini tidaklah memakan manusia. Dia hanya mencicipi snozzcumber setiap harinya serta meminum frobscottle yang bisa membikin kita whizzpopper. Meskipun makanannya itu sangat tidak enak, namun BFG tetap memakannya karena dia tak ingin memakan tomat manusia tidak seperti 9 raksasa lainnya yang jahat.

Setelah Sophie melihat dan mengalami sendiri bagaimana kejahatan para raksasa yang lain, diapun bertekad untuk melawan mereka. Bersama BFG, dia mencoba sebuah cara unik dengan meminta bantuan Ratu Inggris untuk menangkap para raksasa. Berhasilkah kedua kawan kita ini dengan rencana mereka itu? Bacalah kisahnya di buku ini.

Lewat buku ini kita dapat belajar bahwa kita tidak boleh melakukan kekerasan terhadap orang yang lemah. Dan tentu saja siapa berbuat jahat pasti akan mendapat balasannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar