Laman

Jumat, 18 Januari 2013

The Marvelous Land of Oz

Pengarang : L. Frank Baum
Penerjemah : Justine Tedjasukmana
Ilustrator : Ella Elviana
Penerbit Atria
Cetakan I, Januari 2012
234 hlm

Adalah Tip, seorang bocah lelaki dari negeri Gilikin yang sejak kecil di asuh oleh si tua Mombi. Nama sebenarnya adalah Tippetarius, namun orang lebih senang memanggilnya dengan sebutan Tip. Tentu kaupun kalau di panggil dengan nama sebutan yang ringkas pastinya akan lebih enak kedengaran dibandingkan bila kau di panggil dengan nama panjangmu. Namun tinggal bersama Mombi yang dipercayai penduduk Gilikin sebagai seorang penyihir yang licik lama-kelamaan mulai membuat Tip bosan, karena Mombi selalu menyuruhnya mengerjakan ini dan itu. Suatu ketika saat Mombi pergi ke pasar, diapun berniat ingin mengerjai Mombi dengan membuat sebuah boneka berkepala labu dan menempatkannya di tengah jalan agar saat Mombi pulang nanti dia terkejut dan menjerit ketakutan. Namun sayang rencana Tip tak berjalan dengan baik. Mombi kan seorang penyihir, mana mungkin dia ketakutan terhadap sebuah boneka labu. Yang ada malah dia kemudian menyihir boneka labu itu menjadi hidup. Tip yang benar-benar tak tahan lagi hidup bersama Mombi akhirnya melarikan diri dengan membawa si boneka labu yang sudah hidup kemudian dinamainya Jack. Di sini saya langsung membayangkan Jack O' Lantern. Selain itu dia mengambil juga bubuk ajaib milik Mombi yang bisa menghidupkan benda mati.
Petualangan Tip pun di mulai, bersama Jack dia menemukan kuda kayu yang kemudian dihidupkannya, dan pergi ke Kota Zamrud. Kota ini di bangun oleh penyihir hebat Oz dan segala sesuatu di kota itu berwarna hijau bagaikan zamrud. Oh ya, Negeri Oz itu terdiri dari beberapa kota dengan ciri khasnya masing-masing. Gilikin yang merupakan asal Tip semuanya berwarna ungu, ada pula negeri Munchkin yang berwarna biru, negeri Quadling yang semuanya merah, dan negeri Winkies yang semuanya berwarna kuning. bertiga mereka menemui Si boneka jerami yang adalah Raja Zamrud dan akhirnya berteman dengannya. Sayangnya, ada sebuah kelompok gadis pemberontak yang ingin menguasai kerajaan Zamrud. Dengan berbekalkan senjata jarum jahit dan seorang pemimpin bernama jenderal Jinjur, gadis-gadis genit ini menyerbu ke dalam istana sehingga terpaksa Raja boneka jerami dan teman-temannya harus lari dari istana mencari pertolongan di negeri Winkies yang dipimpin oleh Nick Chopper aliasTin Woodman.
Dengan di temani Nick yang pesolek mereka kembali ke istana dengan tekad untuk merebut kembali kerajaan si Boneka Jerami. Di tengah jalan rombongan mereka di tambah lagi dengan si serangga yang sangat berpendidikan Mr. T. D. Woggle bug, S.B. Mereka akhirnya berhasil merebut kembali kerajaan dengan bantuan tikus tanah yang baik hati, meskipun Jenderal Jinjur dan pasukannya di bantu oleh Penyihir Mombi. Sayangnya meski berhasil merebut kembali kerajaan namun mereka masih belum aman sepenuhnya. Mulai lagilah mereka bertualang mengendarai Gump, kendaraan terbang yang di buat hidup lagi oleh Tip menuju negeri Glinda untuk meminta bantuan dari penyihir Glinda yang baik hati. Lewat petualangan dan perjalanan yang sungguh mendebarkan, akhirnya mereka berhasil menemui Glinda dan menyusun strategi untuk mereka kembali merebut Negeri Zamrud.

Secara keseluruhan saya suka sekali mebaca buku ini. Karena selain ceritanya yang menarik, banyak pula quote2 menarik yang disertakan dalam percakapan mereka, yang sanagt bagu untuk menjadi nasihat jika di baca ataupun dibacakan bagi anak-anak.  Sebutlah beberapa contoh di bawah ini :

Masing-masing dari kita punya kelemahan sendiri-sendiri, maka dari itu kita tak boleh saling menghakimi. ... (hlm. 90)
Hati yang mulia jauh lebih penting daripada pendidikan atau otak yang cerdas. .... (hlm. 115)
Sebab bila seseorang punya banyak uang, namun berotak dungu, dia tak akan bisa menggunakan apa yang dia miliki untuk mendapat keuntungan lebih. Namun, jika kita punya otak yang cerdas, meski tak punya uang, kita bisa menemukan cara untuk hidup dengan sejahtera selamanya. ..... (hlm.234)
Kita semua kaya teman, kita kaya sebab kita mensukuri kelebihan yang kita miliki dan itulah yang terpenting di dunia ini... (hlm. 234)
Selain itu setiap bab disertai pula dengan ilustrasi-ilustrasi yang menarik. Membuat kita seakan membayangkan keberadaan Negeri Oz itu sendiri. hehehe........

Menurut informasi di halaman awal, Frank L. Baum menuliskan buku ini sebagai lanjutan dari The Wizard of Oz karena banyaknya permintaan dari penggemar ciliknya yang memohon untuk dituliskan kelanjutan cerita tentang sang Boneka Jerami ataupun juga tentang Tin Woodman. Dan dia berjanji pada seorang gadis cilik bahwa dia akan menuliskan kelanjutannya jika telah menerima surat yang ke seribu. Dan dia benar-benar menerimanya tak lama setelah itu dan jadilah dia menuliskan cerita tersebut di atas.

Dan akhirnya, saya jadikan buku ini juga untuk memenuhi tantangan reading challenge FYE with Childreen Literature.


Selain itu karena di judulnya juga mencantumkan nama Oz jadi saya sepertinya bisa juga menjadikan ini untuk memenuhi tantangan What's in a Name Challenge 2013


3 komentar:

  1. Oh ya dulu waktu masih kecil di TV sring ditayangin film adaptasi manusia the wizrd of oz dimana dlm perjalanan menuju kota sihir (kalo ga salah) mereka metik buah pohon sebesar labu yg pas dibuka isinya makanan gitu. Beda buah beda menuu~

    Itu film tahun berapa yaaa =))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah tahun berapa ya..? sepertinya saya gak pernah nonton...

      Hapus
  2. terbitan atria ini (sama yang wizard of oz) bagus ga terjemahannya ya? pingin beli tapi masih ragu, hehe..

    BalasHapus