Laman

Rabu, 09 Januari 2013

32 Home for Christmas


Penulis : Cally Taylor
 Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jakarta, Desember 2012
416 hlm


Meski suasana Natal sudah lewat, tapi kemarin saat melihat buku ini nangkring di rak buku sebuah toko saya langsung menyambarnya. Paling nggak mengobati kerinduan kepada rumah.
Diceritakan dari 2 sudut pandang anak manusia ...(haduuhhh bahasanya...), yakni Beth dan Math.
Beth, gadis 24 tahun yang percaya pada dongeng, selalu saja berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Dia baru saja diputuskan pacarnya, eh bioskop tempat kerjanya akan di jual yang berarti dia akan segera kehilangan pekerjaan, kemudian dia mabuk dan melakukan perbuatan memalukan di pesta ulang tahun kakek mantan pacarnya, belum lagi teman sekamarnya meninggalkan dia untuk liburan sehingga tidak ada tempat untuk curhat, masih pula ada ibunya yang terus membujuknya untuk pindah ke Australia.. serta masih banyak lagi masalah-masalah yang dialami Beth yang boleh di bilang kesialan selalu menimpanya.
Kemudian ada Math, pria dari perusahaan yang akan membeli bioskop tempat kerja Beth, punya pekerjaan yang cukup bagus, punya seorang kakek yang amat disayanginya, punya pacar yang baru diputuskannya namun selalu mengejarnya, punya teman yang selalu bisa diajaknya minum di pub, namun sayangnya dia tidak punya orang tua karena mereka meninggalkannya sejak kecil, itulah sebabnya dia sebenarnya kurang percaya pada cinta sejati atau hubungan yang akan  bahagia selamanya seperti kisah dongeng yang sangat disukai Beth.
Keduanya bertemu dalam situasi yang cukup konyol, ketika Beth sedang menyatakan cinta pada poster George Clooney dan kemudian Math lari ketika melihat mantan pacar yang posesif sedang mengejarnya. Secara bergantian Beth dan Math membawa saya melihat kehidupan mereka, dan setiap akhir bab selalu membuat saya penasaran untuk melanjutkan ke bab selanjutnya.
Saya belum sempat membaca karya Cally Taylor sebelumnya yang berjudul "Heaven can wait" jadi belum tau seperti apa karya Taylor ini. Namun membaca buku ini membuat saya jadi ingin mencari buku yang pertama itu.. Hehe..
Bacaan yang manis mengawali tahun ini... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar